Malam ini, rintikan hujan kembali menghiasi pergantian siang ke malam hari. Mengiringi lantunan iqamah dari mushola belakang kost, memanggil insan untuk segera menjalankan perintahNya, menyisihkan waktu untuk sekedar menghadapNya, sekedar berduaan denganNya, dan sekedar curhat kepadaNya. Tak terasa, perjalanan pulang dari mushola pun masih dalam keadaan yang sama. Hujan tak lagi hanya sebatas rintikan kecil, bahkan telah membuat air menggenang disepanjang jalan yang harus dilalui. Mantol putih, sandal jepit, sedikit membuat susah dalam langkah ini. Apalagi sarung yang dipakai, tidak hanya sebatas celana panjang seperti biasanya. Susah rasanya. Berat rasanya, ketika harus hujan-hujanan dalam rintikan yang ada, serta becek-becekan dalam kubangan air yang menggenang. Dalam perjalanan pulang ini, sedikit diri ini teringat akan sebuah kisah sang Nabi. Ketika dimana begitu berat Rasulullah berdakwah dalam menyebarkan kebaikan di kalangan kaum Quraisy. Jika kita ingat kembali dengan per...