Biasanya setiap orang tua ingin anaknya sekolah yang tinggi dengan harapan kelak bisa bekerja di perusahaan yang bagus dengan gaji yang besar. Pola pikir ini sudah mengakar sedemikian kuatnya dari zaman dahulu sampai sekarang. Sehingga jarang sekali kita temukan dimasyarakat anak2 muda yang pikirannya setelah tamat sekolah penjadi pebisnis. Sekarang coba kita bayangkan, kalau setiap tahun para tamatan SLTA maupun sarjana yang jumlahnya ribuan orang itu berduyun-duyun dengan keinginan yang sama untuk mencari pekerjaan. Kira-kira dengan perusahaan yang ada sekarang, berapa persen yang bisa ditampung. Makin banyak tenaga kerja dengan lahan kerja yang sedikit, maka upah dari tenaga kerja itu otomatis akan menjadi sangat rendah. Untuk itu alangkah bagusnya, kalau kesadaran berbisnis atau menanamkan jiwa bisnis sejak dini kepada anak-anak dan kepada para orang tua itu bisa diberikan secara lebih baik dan lebih terkonsep dalam sistem pendidikan kita, baik itu pendidikan for...
mumpung masih suasana lebaran di bulan syawal, saya mengucapkan mohon maaf lahir batin...keep happy blogging always ..salam :-)
BalasHapussama-sama mas, taqobalallaahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin juga
Hapussemangat menulis :D